Resensi Buku Kanker Bukan Akhir Dunia



Berdamai dengan Kanker

           
Penulis : Tri Wahyuni Zuhri
Jangan abaikan jika kondisi kesehatan Anda menurun secara perlahan dan terus menerus. Segera lakukan pemeriksaaan. Bisa jadi Anda sedang menderita suatu penyakit yang perlu penanganan khusus. Bukan menakut-nakuti, tapi kita harus waspada!

Itulah salah satu pesan yang tertuang dalam buku yang ditulis oleh seorang survivor kanker, Tri Wahyuni Zuhri. Dalam buku ini, beliau berusaha mengupas tuntas tuntas masalah kanker, penyakit yang semakin lama semakin banyak diderita manusia tanpa pandang bulu. Bagaimana dia merasa down/jatuh ketika dokter  memvonisnya menderita kanker tyroid stadium lanjut dan telah bermetasis (menyebar) ke tulang belakang, menjadi kisah yang memilukan sekaligus menguatkan (hal 4)

 Tentu saja penyakit ini membuat down kaum perempuan. Berdasarkan data dari Serikat Pengendalian Kanker Internasional dan WHO, pasien kanker di seluruh dunia diprediksi akan melonjak 300% di tahun 2030. Fakta yang lebih mengejutkan, sejumlah 70 persennya akan berada di negara-negara berkembang, dimana Indonesia adalah salah satunya. Begitu pun data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Tahun 2012. Kalau data sebelumnya pasien kanker 1:1000, maka untuk tahun 2012 berubah 4,3:1000. Angka yang cukup mencengangkan sekaligus mengkhawatirkan.

Sebenarnya banyak penderita yang sudah merasakan gejala penyakit ini. Namun dikarenakan ketidaktahuan, penderita mengabaikannya dan menganggap itu penyakit biasa. Seperti gejala sering pusing, nafsu makan berkurang dan sesekali pendarahan. Untuk itu, Tri Wahyuni memaparkan seluk beluk kanker mulai dari berbagai keluhan,  antisipasi, alternatifpengobatan dan bagaimana harus bersikap dan menanganinya (hal 25)

Tindakan pencegahan tentu menjadi langkah awal dan utama sebelum kanker menggerogoti tubuh kita. Menjaga pola makan, menghindari rokok dan alkohol, berolahraga, menjaga berat badan dan deteksi dini merupakan sikap yang bijak dalam mengantisipasi datangnya kanker. Untuk deteksi dini, penulis memaparkan secara rinci dan disertai gambar yang dengan mudah diikuti dan dipelajari.

Dimuat di Lampung Post, 22 Maret 2015

Walaupun kanker juga bisa menyerang kaum Adam, tetap saja penyakit ini lebih banyak diderita oleh kaum perempuan. Sebut saja kanker payudara, kanker serviks, kanker ovarium dan kanker tyroid.Semua jenis kanker ini sebenarnya bisa diobati dan sembuh apabila penderita melakukan deteksi dini dan peka terhadap kesehatan tubuh sendiri (hal 53)

Namun, apabila vonis sudah dijatuhkan, maka tak ada cara lain selain berjuang! Perempuan harus cerdas menghadapi kanker. Berkeluh kesah dan duduk diam tidak akan memperbaiki keadaan. Tumbuhkan semangat bahwa Tuhan pasti memberikan jalan. Mendekatkan diri pada Sang Pencipta, berusaha tenang,istirahat yang cukup, jujur pada diri sendiri dan seluruh anggota kelurga, dan tetap meneruskan hobby adalah beberapa kiat agar perempuan mampu menghadapi kenyataan.

Bagaimana pengalaman penulis bolak-balik rumah sakit juga tertuang gamblang dalam buku setebal 144 halaman ini. Mulai dari pemeriksaaan awal, memilih rumah sakit dan dokter, fasilitas dan alur perawatan, dan yang tak kalah penting adalah biaya pengobatan. Usahakan juga pasien membawa buku catatan untuk menulskan hal-hal penting selama dalam perawatan/buku diary.

Untuk lebih mendekatkan pada pembaca, Tri Wahyuni memberi kesempatan bagi para survivor kanker untuk berbagi kisah. Dia berharap, kisah yang tertuang akan mampu menguatkan para pasien kanker, apapun jenis dan bentuknya.

Buku ini sangat layak dijadikan salah satu sumber informasi dan edukasi yang penting dan inspiratif mengenai seluk beluk penyakit kanker. Informasi yang disajikan sangat runut dan mengedepankan sisi humanis dari pasien. Kalimat semangat dapat dinikmati dari kisah-kisah para survivor kanker. 

Di beberapa bagian, ada lembaran ‘Renungan’ yang berisi daftar pertanyaan untuk instropeksi diri. Seperti ‘Apa saja yang Anda lakukan untuk menjaga kesehatan?’, ‘Hal apa saja yang membuat Anda stres? Apa yang Anda lakukan untuk mengelola stres?’ dan sebagainya.  Jawaban dari pertanyaan ini bisa mengarahkan pembaca untuk menentukan sikap bagaimana  mencegah, menerima bahkan berdamai dengan  kanker.

Diresensi oleh Fitri Restiana. Penulis, alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Lampung.

Judul Buku      : Kanker, Bukan Akhir Dunia
                          (Kiat-Kiat Cerdas Perempuan Menghadapi Kanker)
Penulis             : Tri Wahyuni Zuhri (IndScript Creative)
Penerbit           : PT. Elex Media Komputindo           
Tebal Buku      : 144 hlm
Tahun Terbit    : 3 November 2014
ISBN               : 978-602-02-5219-3





0 komentar:

Post a Comment