Tentang aksi damai

Seorang teman, muslim, tak ikut #aksidamai411 dan #aksidamai212.
Dia terlihat memicingkan mata tanda tak suka. Juga tak sepakat. Tak mengapa. Itu adalah haknya. 😊

Teman yang lain,  muslim, tak ikut kedua aksi. Walau fisiknya tak bersama saudaranya di sana, tapi doanya terlantun sepanjang pagi, siang, sore dan malam hari. Tak terganggu hiruk pikuk duniawi...

Seorang teman lagi, muslim,  tak ikut kedua aksi. Dia mencibir bahkan mengungkapkan ketaksetujuan dengan melontarkan kata2 tajam bagikan pisau. Entah apa yang ada di kepalanya, terutama di hatinya...

Adakah dia memahami, bahwa sejatinya selain sebagai simbol, agama merupakan satu2nya bentuk kepasrahan dan ungkapan cinta pada Tuhan?

Tidakkah dia merasakan sakit,  jika cintanya dihina, dicaci bahkan dinista?

Baru2 ini, dia 'mengusulkan'  bahwa alangkah baiknya massa yang berjumlah jutaan di kedua aksi itu bertindak nyata untuk membantu kaum dhuafa. Dengan aneka canda yang terurai seperti cemoohan...

Duh,
Engkau yang menghina aksi,  engkau pula yang menuntut agar mereka mau berbagi.
Di satu sisi engkau tak mengakui, tapi di sisi yang lain engkau minta dikasihani.

Ooo, engkau itu apa dan siapa?

Lihat, mereka tetap berjuang, teman...
Melangitkan doa dan
Membumikan usaha

Engkau? Hanya inikah yang engkau bisa?

Demi hanya menjaga pertemanan dengan orang yang sepaham, engkau  tega merendahkan saudaramu sendiri
Berburuk sangka pada mereka
Dan membuat mereka buruk di hadapanmu dan teman2mu...

Duhai, teman...
Aku pun masih teramat jauh dari kebaikan
Tapi aku berharap Allah tetap berkenan memberikan waktu
Agar aku mampu menjaga kemuliaan ikatan persaudaraan atas nama  AKIDAH

Bagiku, akidah adalah pemersatu. Yang lainnya  hanya sebatas pelengkap saja.

Di yaumil akhir kelak, kita akan dibariskan ke dalam beberapa golongan.
Lalu dimana kita?
Apakah termasuk golongan rasulullah?  laknatullah?
Atau....?

Naudzubillah min dzalik.. 😢😢

#KitaBersaudara
#SaudaraSeakidah
#SaveIndonesiaTercinta
MyIg Fitri_restiana
#AlkisahFitriRestiana
#BeraniBersikapWalauBedaPendapat

1 komentar: