Cowok Bertopi Pet itu ternyata...



Cowok Bertopi Pet itu Ternyata...

Suatu siang yang panas di awal Bulan September. Saya memarkirkan motor di pelataran Kantor Aura Publishing. Tak lain dan tak bukan adalah demi mengambil cetakan #BukuFitriRestianaCintaTanpaSyarat untuk dipamerkan pada acara talkshow kepenulisan FLP Lampung pada tanggal 4 September 2016.

Di dalam, sambil menunggu dan membaca layar hape, saya medengar obrolan dua cowok yang kayaknya seru-seru gimanaaa, gituh. Yang satu tampak mengangguk-anggukkan kepala. Yang satu asyik bercerita dengan bahasa tubuh yang lincah. Kalau enggak salah ngomongin motor (iddih, ketauan ngupingnya, xixixixi. Maaf, ya. Soalnya suara Anda cukup menyita konsentrasi sayah, kehkehkeh)

Setelah melalui pengamatan mendalam, saya amat sangat yakin. Itu pasti orangnya! Pasti! Enggak salah lagi! Yoga Pratama! Penulis asal Lampung yang imut dan cukup cute *tsaaaah... Dan karena dia masih muda dan saya cukup senior, tak apalah saya hampiri.

“Maaf, ini Mas Yoga, ya? Penulis Buku HuJanuari?”
“Oh, iya. Maaf, Mbak ini...”
“Saya yang komen di postingan njenengan. Kita ada rencana bertukar buku waktu itu. Saya Fitri,” jawab saya.
“Oh iya. Yang kita mau tukeran buku. Yang buku Mbak kata mas Ikhsan dah cetak berapa kali itu, kaan!” (Disitu saya mau ngikik. Emang sih udah beberapa kali. Tapi pan sekali cetak cuman 100, kok. Alon-alon asal kelakon, gitu kata tetua-tetua dulu, sih, hehehe)
Akhirnya kami lanjut ngobrol bentar dan tukeran buku.

Setia dengan topi pet. Mungkin stocknya ada dua lusin, xixixi..
  ****
Buku besutan laki-laki berpostur sedang itu saya baca. HuJanuari, mengajak saya kembali ke beberapa tahun yang lalu. Tentang hujan yang bermakna banyak; persahabatan, percintaan, kejujuran dan rasa sakit di hati (tapi kalau yang ini kayaknya bukan saya yang ngalamin, tapi yang di sono, noh, xixixi. Maafkan daku, ya, Sob). Bagaimana Goy, si tokoh utama belajar berdamai dengan lingkungan dan dirinya sendiri. Bahwa cinta, tak selalu harus memiliki.. Hiks (RomantismeMasaMuda). Yoga mampu membuat saya terdiam sesaaat, menarik napas panjang dan memanggil beraut wajah di memori (Duuh, Yoga, kok daku jadi baper baca novelmu, J)

Novel dengan diksi memikat ini paaas banget dibaca oleh yang muda-muda. Usia SMA dan kuliahan gitu. Eh, tapi enggak juga, ding. Buktinya emak-emak selevel saya juga sangat menikmati.

Sekarang, cowok yang sering menutupi sebagian rambut ikalnya dengan topi pet dan punya jam terbang manggung yang luar biasa ini, masih bisa berbagi waktu sebagai dewan redaksi salah satu program televisi, ANTEVE. Doi juga baru aja selesai dengan novel selanjutnya, Begal  Cinta. Eeaaa.. {Untuk menikmati puisi dan pemikirannya monggo berkunjung ke https://menulissederhana.wordpress.com/)

Akankah daku dan pembaca lainnya jadi baper? Hmm, kayaknya sih, iyaaaa.. 


Siap-siap dengan novel Begal Cinta



Sukses terus, ya, Dik.. J
Semangat bersinergi membangun literasi! Go #TapisBlogger

Salam,

MyIg Fitri_restiana

7 komentar: