Aplikasi My JNE, My Choice

Sebagai seorang penulis yang notabene akrab dengan pemesanan buku, saya harus lebih cerdas memilih dan memilah jasa pengiriman karena tak semua jasa pengiriman memiliki standar yang tepat dalam pekerjaannya.

Saya pernah mengirim buku ke daerah agak terpencil. Di samping melebihi waktu yang dijanjikan, paket yang berupa dua buka buku itu sampai ke tangan pembeli dalam keadaan sudah tak mulus lagi. Ujung sampul robek dan terlihat banyak bekas coretan. Untung pembeli tak komplain, malah bilang begini, “Mbak, terimakasih buku CintaTanpaSyarat-nya sudah sampai. Walau sedikit lecek (mungkin akibat proses pengiriman), tapi  isinya sangat mencerahkan, loh.” Fhiiuh, di situ saya merasa bahagia sekaligus gemes karena bentuk kemasan  buku sudah berubah, hiks.

Akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke lain hati, yaitu JNE. Kebetulan di saat  yang bersamaan JNE mengundang #TapissBlogger untuk KopdarMyJNE di Hotel Horison, Lampung pada tanggal 31 Agustus 2016. Acara  yang luar biasa seru! Bapak Mayland Hendar Prasetyo selaku Head of Marketing JNE pusat  dan Bapak Fikri Fachryana Kepala Cabang Utama JNE Lampung menjelaskan cukup detail tentang program-program JNE terutama untuk pengembangan budaya lokal. Bagi kami, para blogger dan penulis, ini merupakan kesempatan yang harus ditangkap dan dimaksimalkan. Kedepan, kami berharap JNE mampu menjadi partner untuk bersinergi dalam menggali dan mengembangkan potensi yang ada di bumi ruwa jurai.



Kembali ke alasan saya memilih JNE sebagai salah satu perusahaan pengiriman terbesar di tanah air adalah; pertama, pengiriman selalu tersegel plastik dan rapi. Dengan begitu, paket (terutama buku dan sejenisnya) akan lebih aman dan dapat diterima dalam keadaan baik/tidak rusak. Kedua, saya bisa mengetahui informasi dan memantau paket melalui aplikasi MyJNE melalui android. https://play.google.com/store/apps/details?id=com.indivara.jneone Dengannya, saya bisa tahu biaya pengiriman, posisi dimana dan kapan sampainya. Satu lagi,dengan aplikasi MyJNE saya tak perlu jalan jauh dan pakai antri, wong  ternyata agen JNE  ada di gang sebelah. Asyik, kan? J


Keuntungan lainnya, saya bisa pilih jenis pengiriman.
1. OKE (Ongkos Kirim Ekonomis)
Salah satu paket hemat dengan pengiriman melalui kargo udara dan angkutan darat yang menghubungkan kota-kota besar hingga pelosok dalam waktu 5-7 hari pengiriman. Paket ini biasanya saya pakai untuk pengiriman di atas 1 kg.

2. REG (Regular)
Beberapa hari yang lalu,  7 kg buku Cinta Tanpa Syarat (isi 51 eksemplar) saya kirimkan ke Jogja. Saya menggunakan paket REG karena tidak terlalu mendesak, tapi juga tak boleh terlalu lama. Untuk mengeceknya pun sangat mudah, kita tinggal search cek resi JNE 2016 (
www.cekresi.co.id), maka kita akan bisa memantau apakah paket kita masih dalam proses.

3. YES (Yakin Esok Sampai)
Yaitu layanan pengiriman premium yang menjanjikan waktu pengiriman paket sampai tujuan dalam waktu 1 hari setelah dikirim, termasuk pada hari Minggu dan libur nasional. Bayangkan, betapa kita terbantukan dengan desain pengiriman seperti ini.

4. SS (Spesial Service) atau Super Speed, yaitu pengiriman satu hari selama ada jadwal pnerbangan.

5. Diplomat Service, untuk pengantaran peka waktu atas barang berharga/bernilai tinggi, termasuk dokumen penting yang menuntut pengamanan optimal. Ada petugas khusus yang akan menerapkan pengawasan ketat mulai saat penjemputan di lokasi pengirim, pengantaran, hingga serah terima di lokasi penerima.

Untuk nomor 4 dan 5 saya belum pernah mencobanya. Maklum, tak ada pengiriman barang seharga itu, hehehe. Eh, ada dua program lagi, yaitu  JESIKA (jemput ASI seketika) dan PELIKAN (dokumen khusus) https://play.google.com/store/apps/details?id=com.indivara.jneone



Jadi, adalah tindakan yang sangat tepat jika saya memilih JNE sebagai agen terpercaya dalam pengiriman paket-paket saya selanjutnya. J
  




0 komentar:

Post a Comment