Aku Memintamu, Ayah

Aku memintamu, Ayah
Untuk duduk menemaniku  di sini Sebentar saja
Sebenarnya, tak hanya itu yang aku mau.
Aku sangat ingin engkau mengajakku bercengkerama dan bercerita banyak hal. Tentang kenakalan masa remajamu, tentang pertandingan sepakbola, tentang mantan2 pacar di masa muda, atau tentang bekas luka di pelipismu. Aku pasti akan mendengarkan dan berjanji mengambil yang baik2nya saja.
Tapi engkau tak begitu.  Setiap ada kesempatan, engkau lebih asyik dengan gadget. Pergi makan bareng teman2,  bahkan engkau lebih suka bertegur sapa dengan orang2 nun jauh disana daripada sekedar berkata2 denganku di sini.
Kalau sudah begitu,
ingin rasanya aku kembali ke masa lalu.
Masa dimana engkau menjadikanku raja sementara yang lain bukan apa2.
Masa kau memberi pelukan hangat tanpa dua kali aku meminta.
Ayah,
Sejatinya kita tak berjarak
tapi ternyata begitu banyak kenangan yang terkoyak
Aku akan coba melupakan segala hentakan yang mulai sering aku terima.
Aku akan belajar mengabaikan hantaman marah yang kau tujukan padaku entah apa alasannya
Aku akan coba, Ayah
Semampu yang aku bisa
Aku rindu tepukan pundak darimu
Aku rindu kau menatap kagum atasku
Aku rindu menerima sesekali delikan matamu
Ayah, kembali padaku
Sebelum masaku habis
Sebelum aku dewasa dan menjadi ayah sepertimu
Sebelum kau menua
dan lupa apa arti cinta
Dari anak lelakimu.
Next, #BukuCintaTanpaSyarat

0 komentar:

Post a Comment