Yang Ini Tentang Si Sulung


 Aku nggak terlalu banyak tahu tentang kakak tertuaku ini. Selain jarak usia yang cukup jauh, (jiaaaaah, serasa tua banget, yak, hehehe, jangan marah ya, Udeel Harland Jaffary), dari kecil dia tinggal di Palembang. Bergabung dengan kami di Lampung lebih kurang 5 tahun, lalu harus menjalankan tugas sebagai ABRI di Bandung.

Kakakku ini ganteng, ehm. Posisi tahi lalatnya kayak tahi lalat Om Rano Karno. Walaupun nggak tinggi (kata Mama karena kebanyakan gendong adek-adeknya, hehehe) Udel mewarisi fisik papa yang lain. Kulitnya putih kemerah-merahan dengan jidat yang agak luas, kata Mama (lagi-lagi), itu berarti orang pintar, aamiin (jangan GR yaaaa, )



Aku amat sangat jarang melihat dia marah. Tapi, kalau sekali marah, mukanya akan merah padam seperti kepiting rebus. Itu baru aku tahu waktu dia sedang ngisi KRS dan terkejut dengan bantingan pintu. Whuuiih, matanya melotot! Dia marah walau nggak pake ngomong. Sereeeeeem!

Oiya, walau dia orang angkatan, tapi hatinya lembut dan penyabar. Dia juga perhatian dengan kami, yang berasa sih dengan eike. Pernah suatu saat dia ditugaskan di Timor-Timur. Sekitar tahun 1995 an kalau nggak salah. Aku mengirim surat dan .poto. Ya poto imut dan cute. Di tengah tugasnya, dia sempet-sempetin ngebales surat adiknya yang semanis madu ini (pake bahasanya Mbak Candra Nila Murti Dewojati), trus jawab begini, “Surat Fifi sudah sampai. Oiya, ada salam dari temen uda. Namanya.... bla...bla...bla...” Mungkin beberapa temannya terkagum-kagum mual melihat potoku, soalnya selama berbulan-bulan hanya ngelilingin hutan, hwuahaha..... Oiya, Suratnya panjang disertai berbagai petuah. Surat itu masih ada hingga sekarang, tersimpan rapi beserta susunan surat2 yang lain.

Sekarang dia tinggal di Bandung, pun sudah menjadi seorang ayah yang insyaAllah soleh dan bijak. Uda ku masih sering telepon kami, walau tidak semuanya. Kemaren, waktu ngawal KTT di Bandung, eh dia sempet2nya telepon, malah gonta-ganti DP segala di BBM (kata Uni Venny Gustien, maklum, ane kagak punya BB, hehehe).

Kalau kata RAN n Ari Lasso mah, ‘Jauh dimata, dekat di hati’ Ayoo Udel, lebaran pulang ke Lampung doong. Ntar kami ajak pesta duren n mancing gurame, okeeeh!

0 komentar:

Post a Comment