Kuatlah Engkau, Bidadariku


Istriku yang baik,
Ternyata aku tak bisa menemanimu membesarkan anak-anak kita. Seorang gadis mungil yang lincah, supel dan cerdas. Serta seorang anak lelaki gagah yang hampir segalanya mirip denganku. Mata, hidung, mulut, cara berjalan, bahkan’tradisi’ besernya, sangat mirip denganku sewaktu aku kecil. Hahaha.... 99,9 % like father!

Istriku yang insyaAllah solehah,
Aku dalam proses berusaha mati-matian menjadi suami yang baik. Aku belajar melembutkan hati selama mengisi hari bersamamu. Aku belajar mematri cinta dengan untaian doa. Ku panjatkan setiap hari, tanpa lelah dan putus asa. Engkau tahu, istriku... Aku lakukan semua itu dengan pengharapan tinggi pada Sang Pencipta, agar aku dan kamu dimampukan menghadapi semua. Dimampukan untuk selalu kuat, ikhlas dan sabar menerima beragam bentuk cinta-Nya. Demi melihat wajah lugu anak-anak, demi cinta yang tak pernah terputus dari nadi kita, dan yang terpenting, demi Tuhan yang nyawa kita berada dalam genggaman-Nya.
Perempuan gagahku,
Aku berharap engkau menggandakan kekuatanmu. Jadikan kenangan bersamaku sebagai mataharimu. Jadikan doaku sebagai selimut saat kau kedinginan. Jadikan semua memorimu tentang aku sebagai obat di saat lelah, sedih dan sepi menerpamu. Ingat janji kita untuk menempatkan Tuhan di atas segalanya.


Sang cinta terakhir,
Jadikan aku ada dalam setiap langkahmu. Bukan untuk menghentikan semua mimpimu. Tapi untuk mengingatkan agar engkau kuat berjalan tegak dan berdiri dengan kokoh. Menggandeng dua pujaan hati kita dalam balutan cinta dan kasih sayang. Tolong sampaikan pada mereka, bahwa aku sangat mencintai..sangat mencintai..dan sangat mencintai kamu dan mereka dengan luar biasa... Terutama untuk kamu, yang berkenan menerimaku apa adanya.

kecelakaan ini membuat kita benar-benar terpisah. Tuhan mentakdirkanku untuk terlebih dahulu memasuki alam-Nya yang lain. Sayangku, doa dari kalian akan membuatku tenang... Ijinkan dan ikhlaskan aku menemui Sang Khalik.... Kuatlah engkau, bidadariku...

(Wanti, aku tahu ini berat... aku tahu ini sakit... tapi aku juga tahu engkau sangat kuat... seperti biasanya...
Ya Allah, lapangkan rumah almarhum... pertemukan kelak kami semua di surga-Mu, aamiin)

0 komentar:

Post a Comment