Bersandarlah Hanya Pada Cinta-Nya



Untuk seorang perempuan yang kusayang. Aku yakin, inilah yang akan disampaikan Mama, Papa dan semua saudaramu..... Sebagai  kakak, sahabat  dan saudara seiman, Tolong resapi tulisan ini, Dik.... 

Bersandarlah   pada Cinta Allah semata

Dik, kita dilahirkan dalam ajaran Islam yang penuh kasih sayang dan kebaikan. Pelajaran mengaji yang sejak kecil kami tanamkan? Tidakkah melekat dalam sanubarimu?  Hadiah Mama ketika engkau sanggup berpuasa saat  masih SD, tak terbayangkah di ingatanmu? Tawa bahagiamu dan senyum bangga kami karena engkau berhasil mengalahkan semua nafsu dan godaan yang datang. Engkau kuat semenjak kecil.. Engkau kuat menghadapi godaaan, Sayang! Ayolah, bukankah masih begitu hingga sekarang!

Tolong pahami, bagaimana sedih dan kecewanya Mama dan Papa di alam sana ketika mengetahui engkau hampir berpaling dari cinta-Nya. Tidakkah itu semua membuatmu menangis luka? Bagaimana kelak mereka akan menjawab pertanyaan dari Sang Penguasa Alam Semesta, “Apa saja yang sudah kalian tanamkan ke dalam pikiran anak-anakmu?”. Engkau tahu, Sayang. Tak ada dosa turunan dalam agama kita. Masing-masing menanggung amal perbuatannya. Tapi, bukan berarti orangtua dan saudaramu tidak bertanggung jawab atasmu! Bukan berarti engkau bisa terlepas bagai  anak panah dari ikatan darah atau persaudaraan. Tidak, Sayang! Mungkin memorimu belum bisa mengingat masa lalu kita.  Ada senyum, tawa, marah dan luka. Tapi demi Tuhan yang  jiwa kita ada dalam genggaman-Nya....! kami mendidikmu untuk menjadi perempuan solehah... Yang memegang teguh ajaran Islam, yang kelak mendapatkan suami soleh dan penuh kesantunan, yang mampu menjadi imam bagimu dan anak-anakmu kelak...  Aku tulis semua ini dengan deraian airmata dan bermilyar ungkapan doa, semoga kalimat Laa illaa ha Ilallah selalu menggema di dalam rongga hatimu... disetiap desahan nafas dan udara yang kau hirup... ;(  ;(

Engkau sudah dewasa, berpikirlah menggunakan hati dan nurani, atas nama Cinta dari-Nya, bukan cinta yang lain.. Cinta-Nya ada bahkan sebelum ruh ditiupkan dalam ragamu... Bukan cinta yang baru saja kau temukan beberapa tahun belakangan ini.. Cinta yang baru saja singgah, mungkin di penghujung usiamu.. karena kita tak pernah tahu, di batas mana Allah memutuskan kita untuk menghadap-Nya...

Istighfar lah setiap waktu.. Carilah komunitas yang bisa membuat keimananmu bertambah kuat.. Bacalah Qur an yang akan membuatmu tenang.. Jika engkau merasa kurang, temuilah ahli agama... Kalau engkau tak ada waktu karena sibuk bekerja, engkau bisa menggunakan media sosial...  Engkau cerdas, kuat dan memiliki  banyak kelebihan... Manfaatkan itu semua.. Menjauhlah dari apa-apa yang tidak diridhoi-Nya...

Sayang, berwudhu dan sholatlah dengan khusyu’...  Mohon diberi kekuatan dan ketenangan menghadapi semua ini. Doa kami tak pernah berhenti, untuk kebahagiaanmu dan kita semua, dunia  akhirat...

November 2014 (www.fitrirestiana.web.id)

0 komentar:

Post a Comment